TERLUPUT DARI BELENGGU MAUT — DOA KEPADA BAPA DI SURGA -->

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Anda Disini !!!.....,

red2

TERLUPUT DARI BELENGGU MAUT — DOA KEPADA BAPA DI SURGA

Senin, 21 September 2026

I. PUJI DAN KASIH KEPADA TUHAN YANG MENDENGARKAN

 

"Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyandingkan telinga-Nya kepadaku; maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya."

 

Bapa di Surga,

aku mengasihi-Mu.

Bukan karena Engkau wajib mendengar —

tapi karena Engkau sungguh-sungguh mendengar.

Engkau menyandingkan telinga-Mu,

seolah hanya mendengarkan aku seorang.

Maka selama napas masih ada di dalamku,

mulutku akan memuji-Mu,

hatiku akan berseru kepada-Mu,

seumur hidupku.

 

 

 

II. SAAT BELENGGU MELILIT — HANYA KEPADAMU BERSERU

 

"Tali-tali maut telah melilit aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku. Aku mengalami kesesakan dan kedukaan. Tetapi aku menyerukan nama Tuhan: Ya Tuhan, lepaskanlah aku!"

 

Ya Bapa,

engkau tahu betapa eratnya tali yang melilit.

Engkau tahu beratnya kegentaran yang menimpa.

Sesak, gelap, tak ada jalan keluar —

tetapi aku tidak lari ke tempat lain.

Hanya kepada-Mu aku berseru:

"Ya Tuhan, lepaskanlah aku!"

Bukan karena aku pantas —

tetapi karena Engkau Tuhan yang menyelamatkan.

 

 

 

III. TUHAN YANG PENGASIH, ADIL, DAN PENYAYANG

 

"Tuhan adalah pengasih dan adil; Alkitab menyatakan: Tuhan menolong orang yang sederhana. Aku sudah lama tidak diselamatkan — namun kini Engkau berbuat baik kepadaku."

 

Bapa yang di Surga,

Engkau pengasih — tidak pernah berubah.

Engkau adil — tidak memihak, tidak lupa.

Engkau menolong orang yang sederhana —

yang tidak bermegah, hanya berserah.

Aku sudah lama menanti, sudah lama menanggung beban —

namun Engkau tidak terlambat.

Engkau datang pada waktunya-Mu.

Dan Engkau berbuat baik kepadaku,

lebih baik dari yang aku sanggup minta.

 

 

 

IV. KEMBALILAH TENANG, HAI JIWAKU

 

"Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu."

 

Kembalilah, jiwaku, ke tempat yang tenang.

Berhentilah merisaukan hari esok.

Tuhan yang menyelamatkan kemarin —

ia Tuhan yang sama hari ini.

Ia yang membebaskan dari belenggu —

ia yang akan menjaga sampai akhir.

Tenanglah.

Tuhan telah berbuat baik.

Dan Ia tidak akan berhenti berbuat baik.

 

 

 

V. DOA PENUTUP — KEPADA BAPA DI SURGA

 

Bapa kami yang di Surga,

Dikuduskanlah nama-Mu.

Kerajaan-Mu datang.

Kehendak-Mu jadilah di bumi seperti di Surga.

 

Terima kasih Engkau mendengar seruan kami.

Terima kasih Engkau melepaskan dari belenggu.

Terima kasih Engkau menolong yang sederhana dan yang lemah.

 

Kembalikanlah ketenangan kepada setiap jiwa yang menanti.

Peliharalah kami, Bapa, seumur hidup kami.

Dan apabila kami pulang nanti,

terimalah kami ke dalam tempat yang Engkau sediakan —

tempat di mana tidak ada lagi air mata, tidak ada lagi kematian,

hanya kasih setia-Mu yang kekal selama-lamanya.

 

Dalam nama Yesus, kami berdoa.

Amin. 🕊️✨🙌