AMBON, 5 MEI 2026 – Gelora semangat dan kreativitas mewarnai lingkungan SMP Negeri 4 Ambon selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian acara Pekan Olahraga dan Seni (PROSENI) tahun ajaran 2025/2026 resmi ditutup hari ini. Seluruh agenda berjalan aman, tertib, dan sukses, berkat partisipasi aktif serta antusiasme tinggi dari seluruh siswa kelas VII dan VIII.
Sebelum memasuki sesi penutupan, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan disampaikan secara rinci oleh Ketua Panitia, Kevin Pariury. Dalam paparannya, ia menegaskan ajang ini disusun sebagai sarana strategis untuk menyeimbangkan pengembangan kecerdasan intelektual, ketangguhan fisik, serta kepekaan rasa seni dan budaya dalam diri peserta. Berbagai cabang perlombaan telah terlaksana dengan baik dan dilandasi semangat sportivitas yang tinggi.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa insiden yang merugikan. Kendala teknis ringan terkait penjadwalan sempat muncul, namun segera diselesaikan berkat sinergi tim yang solid. Penggunaan anggaran pun dicatat secara transparan dan dialokasikan secara tepat guna pemenuhan kebutuhan acara, konsumsi, hingga penghargaan bagi para pemenang,” ungkap Kevin Pariury di hadapan para guru, panitia, dan siswa.
Acara penutupan resmi kemudian dipimpin oleh Kepala Urusan Kesiswaan, Ibu I. Metiara, S.Pd., yang bertindak mewakili Kepala Sekolah, Bapak Kusanto, S.Pd., M.Pd.
“Kepada seluruh panitia dan anak-anakku sekalian yang sangat saya banggakan. Terdapat satu capaian luar biasa yang telah kalian tampilkan melalui setiap penampilan dan pertandingan selama kegiatan ini berlangsung,” ujar Ibu Metiara membuka sambutan dengan nada apresiasi yang mendalam.
Secara khusus, beliau menyoroti potensi gemilang di bidang seni suara. Harapan besar ditanamkan agar bakat-bakat muda ini kelak mampu bersinar di kancah yang lebih luas. “Kami berharap akan lahir generasi yang berani tampil dan berkompetisi di ajang bergengsi tingkat nasional, seperti Indonesian Idol. Kita mengenang sejarah kebanggaan sekolah ini, di mana alumni bernama Wilson pernah menembus jajaran 10 besar ajang tersebut dan sukses mengukir nama harum sekolah serta daerah di kancah nasional. Saya meyakini, dalam lima tahun ke depan, akan kembali lahir bibit unggul dari SMP Negeri 4 Ambon yang mampu membawa nama Ambon dan Maluku bersaing di tingkat tertinggi, bahkan menjadi ikon kebanggaan daerah bagi generasi selanjutnya,” tegasnya penuh keyakinan.
Lebih lanjut, pesan mendalam disampaikan mengenai makna sejati sebuah kompetisi. “Bagi mereka yang meraih kemenangan, jadikanlah ini titik awal untuk semakin mengasah kemampuan, memperkokoh mentalitas, dan meningkatkan kualitas diri. Sebaliknya, bagi yang belum beruntung meraih juara hari ini, ketahuilah bahwa kedudukan saat ini adalah awal dari kesuksesan yang tertunda. Teruslah belajar, berlatih dengan tekun, dan berusaha lebih keras, niscaya peluang emas akan menghampiri di masa mendatang.”
Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan secara khidmat, Ibu Metiara membacakan keputusan resmi penutupan. “Atas nama Kepala Sekolah Bapak Kusanto, S.Pd., M.Pd., serta di hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya nyatakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni SMP Negeri 4 Ambon Tahun Ajaran 2025/2026 telah selesai dan ditutup secara resmi.”
Suara lantang semboyan kebanggaan warga Maluku “Beta Perambon Ambon!” kemudian berkumandang menutup momen bersejarah ini, menjadi janji untuk terus menjaga persaudaraan dan semangat berprestasi.

Komentar


