![]() |
SERUAN KEPADA PEMIMPIN DAN NEGERI
Kepada pemerintah, kepada seluruh bangsa ini: mari menjangkau, membangun, dan memajukan Pulau-Pulau Terluar, Terdepan, dan Tertinggal — "Tiga T" di wilayah Indonesia Timur, Maluku, dan Papua.
Jadikan tempat-tempat itu bukan lagi pinggiran yang dilupakan, melainkan pintu gerbang peradaban dan ekonomi yang terbuka lebar bagi seluruh bangsa. Membangun bukan hanya di pusat, bukan hanya di kota besar — tetapi menyambungkan, menjangkau, menyatukan dari Sabang sampai Merauke.
JIKA BISA DI SANA, MENGAPA TIDAK DI SINI?
Kita membangun jalan tol, jembatan, dan fasilitas di banyak tempat. Mengapa tidak bisa menyambungkan pula wilayah-wilayah yang terpisah di timur negeri ini? Yang terasa jauh, yang terasa sulit dijangkau — bukan berarti tidak mungkin dijangkau.
Lihatlah Cina: tempat yang dulu terpencil, sulit diakses, kini terhubung. Presiden Xi Jinping melakukannya bukan sekadar membangun jalan — melainkan karena cinta kepada rakyatnya, keinginan agar tidak ada yang tertinggal, keyakinan bahwa peradaban tidak boleh bertumpuk di satu tempat saja.
Jika bangsa lain mampu mengubah yang mustahil menjadi mungkin, mengapa kita tidak bisa? Di tanah yang kaya ini, di negeri yang diberkati Tuhan ini — ketimpangan tidak boleh menjadi warisan kita. Kemakmuran harus dirasakan bersama.
DOA BAGI NEGERI INI
Tuhan Yang Maha Kuasa, Pemilik langit dan bumi, tanah ini milik-Mu.
Kami berdoa bagi pemimpin bangsa ini: berikan hati yang melihat ke seluruh penjuru negeri, bukan hanya ke tengah yang sudah terang. Buka mata mereka melihat saudara di timur yang menanti perhatian, yang menanti kehadiran, yang menanti pembangunan.
Tuhan, Engkau yang menyambungkan yang terpisah, yang mengangkat yang rendah, yang menghibur yang sepi — jadilah Engkau jembatan bagi kami. Luruhkan perbedaan, hapuskan jarak, bangunlah kesatuan yang nyata.
Jangan biarkan ada yang merasa tidak diinginkan di tanah sendiri. Jangan biarkan ada yang merasa terasing di negeri sendiri. Biarkan jalan yang dibangun bukan sekadar menyambungkan tempat — melainkan menyambungkan hati.
Berikan kebijaksanaan membangun tanpa merusak, memajukan tanpa melupakan, memperkaya tanpa meninggalkan. Jadikan Indonesia Timur bukan lagi ujung yang terlupakan, melainkan terang yang bersinar di timur dunia.
Di dalam nama Tuhan, kami berdoa: biar tidak ada yang tertinggal. Biar tidak ada yang dilupakan. Karena kami satu bangsa, satu tanah air, di bawah lindungan-Mu selamanya.
Amin dan amin. 🇮🇩

Komentar