SUMPAH JABATAN & AJARAN YESUS DI MATIUS 5:34–37 -->

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Anda Disini !!!.....,

red2

SUMPAH JABATAN & AJARAN YESUS DI MATIUS 5:34–37

Selasa, 15 September 2026

                             Sumber foto dari F/B

FAKTA YANG MENJADI BAHASAN

 

Suahasil Nazara, yang baru saja dilantik sebagai Menteri Keuangan, mengucapkan janji jabatannya atas nama Tuhan dan Alkitab. Hal ini memunculkan pertanyaan penting di kalangan umat:

 

Apakah orang Kristen boleh bersumpah? Bagaimana dengan perkataan Tuhan Yesus dalam Matius 5:34–37?

 

 

 

FIRMAN TUHAN YANG MENJADI PEDOMAN

 

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah bersumpah sama sekali... Tetapi perkataanmu itu: Ya, ya atau Tidak, tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari pada yang jahat."

— Matius 5:34, 37

 

MEMAHAMI MAKSUD YESUS — BUKAN MELARANG SEMUA JANJI

 

📖 Apa yang DILARANG Yesus?

 

- ❌ Bersumpah dengan menunjuk langit, bumi, Yerusalem, atau kepala sendiri sebagai jaminan — seolah-olah benda-benda itu lebih suci dari perkataan kita

- ❌ Menggunakan nama Tuhan atau hal-hal kudus untuk menutupi ketidakjujuran atau meyakinkan orang yang tidak percaya

- ❌ Membuat sumpah yang rumit, berbelit-belit, yang sebenarnya menutupi niat yang tidak lurus

 

📖 Apa yang DIKEHENDAKI Yesus?

 

- ✅ Hidup sedemikian rupa sehingga perkataanmu sudah cukup dipercaya tanpa perlu jaminan tambahan

- ✅ Jika berkata "ya" = sungguh-sungguh ya. Jika "tidak" = sungguh-sungguh tidak

- ✅ Kejujuran yang murni, lugas, dan konsisten — itulah yang memuliakan Tuhan

 

 

 

MEMBEDAKAN — SUMPAH JANJI DAN SUMPAH PEMALSUAN

 

✅ Janji Jabatan = Pengakuan Tanggung Jawab, Bukan Memaksa Tuhan

 

- Mengucapkan janji atas nama Tuhan berarti: "Tuhan menyaksikan, saya takut kepada-Nya, dan saya bertanggung jawab kepada-Nya atas apa yang saya ucapkan"

- Ini bukan memerintah Tuhan untuk menjadi penjamin — melainkan menyerahkan diri di bawah pengawasan-Nya

- Rasul Paulus sendiri menulis: "Saya memohon kepada Allah..." (2 Korintus 1:23) — memanggil Tuhan sebagai saksi, bukan memaksa-Nya

 

✅ Alkitab Juga Mencatat Sumpah yang Benar

 

- Allah sendiri bersumpah demi diri-Nya (Ibrani 6:13)

- Orang percaya di Alkitab mengucapkan sumpah setia — asal dengan jujur, takut akan Tuhan, dan tidak melanggar kebenaran

- Yang dilarang bukan mengakui Tuhan — melainkan bermain dengan nama-Nya untuk menutupi kebohongan

 

PANDANGAN YANG SEIMBANG

 

🟢 Yang Boleh Dibenarkan

 

- Mengucapkan janji atas nama Tuhan = pengakuan bahwa kekuasaan di atas manusia adalah Tuhan sendiri

- Sebagai pejabat negara, ini mengingatkan: ada yang lebih tinggi dari jabatan, lebih tinggi dari presiden — yaitu Tuhan

- Ini menjadi pengingat kepada diri sendiri dan sesama: setiap keputusan dipertanggungjawabkan kepada-Nya

 

🟡 Yang Tetap Harus Diwaspadai

 

- Sumpah yang indah tidak menjamin lurusnya langkah — buktinya adalah perbuatan sehari-hari

- Mengucapkan nama Tuhan tidak boleh menjadi kedok untuk menutupi kesalahan

- Jika perkataan tidak sesuai perbuatan, maka nama Tuhan justru dinodai

 

KESIMPULAN ROHANI

 

Yang Tuhan lihat bukan seberapa indah sumpahnya — melainkan seberapa lurus hatinya.

 

— Jika menyebut nama Tuhan, hidupnya harus mencerminkan Tuhan.

— Jika memegang Alkitab, langkahnya harus berjalan sesuai Alkitab.

— Jika berjanji di hadapan Tuhan, janjinya harus ditepati seperti kepada-Nya sendiri.

 

Ya, ya — harus sungguh-sungguh ya. Tidak, tidak — harus sungguh-sungguh tidak. Itulah sumpah yang paling benar. ✝️