Hati yang Tinggi Hatinya Tidak Berkenan di Hadapan Tuhan -->

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Anda Disini !!!.....,

red2

Hati yang Tinggi Hatinya Tidak Berkenan di Hadapan Tuhan

Rabu, 21 Oktober 2026

 ✨ Merdekaanews.com



"Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi Tuhan. Sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman."

— Amsal 16:5

 

📖 Pengertiannya

 

Tinggi hati berarti merasa lebih hebat, lebih penting, atau lebih berharga daripada orang lain. Merasa semua keberhasilan berkat kemampuan diri sendiri, tidak butuh pertolongan orang lain, bahkan lupa bersyukur kepada Tuhan. Tuhan tidak menyukai sikap ini karena sikap ini menjauhkan kita dari-Nya dan membuat kita meremehkan sesama. Ayat ini mengingatkan dengan tegas: siapa yang hidup dengan kesombongan, tidak akan luput dari keadilan Tuhan.

 

💡 Contoh dalam Kehidupan

 

⚠️ 1. Merasa Berhasil Berkat Diri Sendiri

 

Seseorang mendapat jabatan atau keberhasilan besar. Ia berkata: "Lihat, semua ini karena aku pintar dan aku hebat!" Ia lupa berterima kasih kepada Tuhan, lupa berbagi kebahagiaan dengan orang lain yang telah membantunya. Lama-kelamaan ia menjadi sombong dan dijauhi orang-orang. Akhirnya ia kehilangan kepercayaan dan kesempatan. Itulah dampak kesombongan.

 

⚠️ 2. Meremehkan Orang Lain

 

Ada orang yang merasa lebih kaya, lebih berpendidikan, atau lebih berkedudukan lalu memandang rendah orang lain. Ia berkata: "Aku tidak setara dengan mereka." Ia lupa bahwa Tuhan yang memberikan segala kemampuan. Sikapnya membuat orang lain terluka, dan perlahan-lahan ia sendiri menjadi kesepian karena tidak ada yang mau mendekatinya.

 

⚠️ 3. Tidak Mau Mengakui Kesalahan

 

Orang yang tinggi hati sulit berkata "maaf". Ketika salah, ia menyalahkan orang lain atau keadaan. Ia merasa dirinya selalu benar. Akibatnya masalah tidak selesai, hubungan dengan orang lain rusak, dan hatinya semakin keras. Itulah jalan yang tidak membawa kebahagiaan.

 

⚠️ 4. Mengandalkan Kekuatan Sendiri, Lupa Tuhan

 

Ada orang yang merasa mandiri dan kuat sehingga berkata: "Aku tidak butuh Tuhan atau bantuan siapa pun." Namun saat masalah besar datang, ia bingung dan buntu, karena selama ini ia tidak pernah membangun hati yang rendah dan bergantung kepada Tuhan.

 

✨ Inti Pesannya

 

Rendahkanlah hatimu di hadapan Tuhan dan sesama. Sebagaimana tertulis: "Allah menentang orang yang sombong, tetapi memberi kasih karunia kepada orang yang rendah hati." (1 Petrus 5:5). Hati yang rendah hati justru akan diangkat dan diberkati oleh Tuhan.