Peringati Isra Mi'raj Jadi Momentum Petugas dan Warga Binaan Rutan Cipinang Tingkatkan Kualitas Diri. -->

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Anda Disini !!!.....,

red2

Peringati Isra Mi'raj Jadi Momentum Petugas dan Warga Binaan Rutan Cipinang Tingkatkan Kualitas Diri.

Selasa, 20 Februari 2024

 MERDEKAANEWS Peringati Isra Mi'raj Jadi Momentum Petugas dan Warga Binaan Rutan Cipinang Tingkatkan Kualitas Diri.



Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2024 M dengan penuh kekhusyukan dan semangat persaudaraan, di Masjid Nurul Iman Rutan Cipinang, Senin (20/2).


Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2024 ini dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali dan diikuti oleh Pejabat Struktural, Pegawai serta Warga Binaan Rutan Kelas I Cipinang yang mengusung tema “Dengan Momentum Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kita Jadikan Shalat Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa serta Memperkuat Jalinan Kebersamaan dan Persatuan Demi Terwujudnya ASN yang BerAKHLAK”.


Mengawali kegiatan, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Alif Akbar Yusuf menyampaikan laporan bahwa Isra’ Mi’raj tahun ini diikuti oleh 300 Jama’ah yang mewakili setiap blok atau musholla-mushollah yang ada didalam blok hunian termasuk Santri Pondok Pesantren Darul At-Taubah.


Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali mengatakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Rutan Kelas I Cipinang bukan hanya sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkokoh jalinan persaudaraan, memperkuat iman, serta mengokohkan kebersamaan demi terwujudnya ASN yang BerAKHLAK.


"Mari kita ikuti Peringatan Isra Mi'raj ini sebagai nilai ibadah kita sehingga membuat hati kita semakin teduh, Semoga semangat dan pembelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj ini terus menginspirasi langkah-langkah positif dalam kehidupan kita sehari-hari", ucapnya.


Ustadz Zaki Mubarok yang menjadi penceramah agama dalam kegiatan tersebut. Dalam ceramahnya, beliau menyoroti makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj serta pentingnya shalat sebagai tiang utama dalam memperkokoh hubungan vertikal antara manusia dan Sang Pencipta, sekaligus menjalin solidaritas horizontal antara sesama manusia.