Bekasi, 11 Agustus 2026
![]() |
Peradaban yang akan benar-benar maju dan bersih, adalah ketika pemimpin bangsa ini mau membangun wilayah Indonesia Timur — daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar. Di sanalah letak harapan besar. Di sanalah generasi yang akan datang mampu membangun kemajuan yang nyata, bukan sekadar di atas kertas atau dalam janji manis.
Janganlah kebijakan hanya dibuat demi pencitraan semata — lalu hilang begitu saja tanpa dipenuhi, tanpa diwujudkan dalam bentuk yang nyata bagi kehidupan rakyat. Apakah ini disebut bangsa yang beradab, jika saudara-saudara kita di pulau-pulau terjauh bagian Indonesia Timur tidak menikmati apa-apa dari kemerdekaan dan kekayaan negeri ini? Sekolah belum layak, jalan belum tersambung, akses masih sulit, dan perhatian negara seakan-akan berhenti di pulau utama saja.
Inilah kegagalan besar dari bangsa yang tidak mempunyai arah yang jelas: wilayah yang paling menjaga kedaulatan, yang berada di perbatasan negeri, justru menjadi yang paling terabaikan. Padahal di sanalah letak kekuatan dan keutuhan bangsa diuji. Bukan dari gedung tinggi di ibu kota, melainkan dari sejahtera atau tidaknya anak-anak yang tinggal di ujung-ujung pulau ini.
Kalau kita benar-benar satu bangsa, satu tanah air:
✅ Bangun sekolah yang layak sampai ke pulau terjauh
✅ Pastikan akses yang menghubungkan, bukan yang memisahkan
✅ Berikan perhatian yang sama — tidak karena harus terlihat, tetapi karena mereka adalah bagian dari kita
✅ Jangan biarkan janji menjadi satu-satunya yang mereka terima
Jangan biarkan Indonesia Timur hanya menjadi nama di peta. Di sanalah peradaban baru bisa tumbuh — jika negara hadir dengan tulus, tegas, dan konsisten. Bangsa yang beradab adalah yang membangun sampai ke ujung negeri, bukan hanya di tempat yang mudah dilihat dan dipuji.
Mari sebelum terlambat. Arahkan langkah dan anggaran dengan sungguh-sungguh ke wilayah yang selama ini menunggu. Karena dari sana, dari mereka yang selama ini terpinggirkan, bisa lahir kemajuan yang bersih, kuat, dan abadi bagi seluruh bangsa.

Komentar