![]() |
MERDEKAANEWS.COM JAKARTA, 11 Oktober 2026 — Maluku Utara mencatat sejumlah pencapaian ekonomi yang membanggakan. Tingkat pertumbuhan ekonomi termasuk yang tertinggi nasional, indeks kebahagiaan masyarakat berada di posisi tinggi, angka kemiskinan salah satu terendah, dan lapangan kerja terus terbuka sehingga tingkat pengangguran relatif rendah. Namun, di balik keberhasilan tersebut, belum seluruh warga merasakan dampak pembangunan secara setara.
"Sejauh ini Maluku Utara kelebihan. Tapi kita harus lebih mendorong pemerataan, karena sebagian dari masyarakat belum sepenuhnya merasakan hasil pembangunan," ujar Sandiaga Salahuddin Uno dalam perbincangannya, Senin (11/10).
PROYEK STRATEGIS, MANFAAT HARUS MERATA HINGGA KE USAHA KECIL
Presiden baru telah meresmikan sejumlah proyek bernilai miliaran dolar di Wedabai, termasuk pengolahan nikel. Sandiaga menegaskan, investasi besar tersebut jangan hanya menguntungkan pihak-pihak besar semata.
"Kita berharap proyek-proyek ini tidak hanya menyentuh usaha-usaha besar, tetapi juga usaha kecil. Masyarakat harus benar-benar merasakan peningkatan kesejahteraan secara signifikan," harapnya.
📊 DUA TAHUN PEMERINTAHAN PRABOWO: TANTANGAN DAN HARAPAN EKONOMI
Meninjau dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Sandiaga menyampaikan optimisme sekaligus catatan penting. Diakui, masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam bidang ekonomi. Pergantian Menteri Keuangan yang telah terjadi tiga kali menunjukkan dinamika penyesuaian kebijakan yang terus dilakukan pemerintah.
"Sudah banyak penyesuaian yang dilakukan Pak Prabowo. Kita berharap dengan komposisi yang terbaru ini, kebijakan yang diambil bisa langsung dieksekusi dan terasa dampaknya bagi ekonomi masyarakat secara langsung," ungkapnya.
Sandiaga berharap ke depan Maluku Utara benar-benar tumbuh menjadi lokomotif kemajuan yang manfaatnya dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Komentar
