Relawan Gapura Nusantara (RGN) Deklarasi Hingga Ketum PARSI, Anwar Fuady Mantap Pilih Ganjar - Mahfud -->

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Anda Disini !!!.....,

red2

Relawan Gapura Nusantara (RGN) Deklarasi Hingga Ketum PARSI, Anwar Fuady Mantap Pilih Ganjar - Mahfud

Jumat, 17 November 2023

 MERDEKAANEWS *Relawan Gapura Nusantara (RGN) Deklarasi Hingga Ketum PARSI, Anwar Fuady Mantap Pilih Ganjar - Mahfud


.* 


Jakarta, Kamis, 16 November 2023 - Sekitar seratus purnawirawan, artis, hingga budayawan yang tergabung dalam Relawan Gapura Nusantara (RGN) berkumpul di Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Kedatangan mereka di Kelapa Gading diketahui untuk membahas hambatan dalam mematangkan demokrasi maksimal pada 2039.


Acara turut dihadiri oleh Prof Ikrar Nusa Bakti yang memiliki pengalaman menjadi Tenaga Profesional Bidang Politik Lemhannas, narasumber yang didatangkan antara lain Pengamat Politik Ray Rangkuti, Pakar Pertahanan Dr Connie Rahakundini, Budayawan Eros Djarot, Ketua Umum Persatuan Artis Sinema Indonesia Anwar Fuady.


Hadir pula mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Surojo Bimantoro, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, dan pakar komunikasi dari Universitas Airlangga Prof Dr Henri Subiakto, dengan moderator Rudi S Kamri.


Turut dihadiri pula oleh Ketua Umum Relawan Gapura Nusantara Laksamana Madya (Laksdya) TNI (Purn) Dr Agus Setiadji di lokasi, mengatakan Indonesia sedang menghadapi sejumlah tantangan sangat berat.


"Kondisi yang tidak sepenuhnya baik-baik saja, di mana konstitusi negara sedang dikoyak secara terstruktur, sistematis dan masif oleh penyelenggara negara," kata Agus.


Maka itu, kata Agus, RGN gelar acara 'Mimbar Kebangsaan' yang dihadiri tokoh-tokoh lintas generasi, lintas agama, lintas profesi, lintas gender dan partai politik.


Acara ini berlangsung di Jalan Boulevard Raya Blok KGC Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai pukul 12.00 hingga 16.30 WIB.


Pernyataan Kapolri 2000-2001 Jenderal Pol (Purn) Surojo Bimantoro cukup menenangkan.


meminta relawan untuk tidak terjebak penghakiman lembaga yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satunya Polri.


Menurut Bimantoro, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo komit terhadap netralitas Polri.


Karena itu, ia siap memfasilitasi untuk penyampaian laporan masyarakat ke Kapolri saat ini, jika memang ada perbuatan anggota Polri yang tidak netral selama penyelenggaraan Pemilu 2024.


"Belum-belum, sudah dicurigai. Jangan sampai Polri berada pada situasi sulit. Oleh karena itu, saya meminta relawan agar segera melaporkan sehingga apa yang terjadi di lapangan, ada gesekan atau apa, bisa diselesaikan," kata Bimantoro.


Sementara itu, Pengamat Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie meminta para purnawirawan di organisasi militer Indonesia untuk mengingatkan calon Panglima TNI, tentang komitmen berkehidupan bernegara.


Yaitu tegak lurus atau loyal kepada rakyat dan bukan terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).


"Tolong ingatkan adik-adik yang mau jadi panglima, siapa pun itu, tegak lurus TNI harus kepada rakyat dan negara. Bukan kepada Pak Jokowi," kata Connie, Kamis.


Dia mengaku perlu mengingatkan hal itu setelah muncul informasi yang menyebut Jenderal Agus akan loyal terhadap Jokowi.


Dia mengatakan perlu ada pihak yang mengingatkan apabila Jenderal Agus benar berbicara akan tegak lurus terhadap Jokowi.


"Kalau itu betul, harus diingatkan, itu salah. Tegak lurus TNI kita, karena TNI dari rakyat untuk rakyat, itu adalah kepada negara. Itu saja," kata Connie.


Sementara itu, Ketua Umum PARSI Anwar Fuady menyambut baik pertemuan pada Kamis petang.


Dia mengatakan pertemuan seperti Mimbar Kebangsaan yang diselenggarakan Relawan Gapura Nusantara memberi kesejukan pada iklim demokrasi Indonesia.


"Demokrasi yang matang itu kalau menurut ahli antara tujuh sampai sembilan kali pemilu. Kalau tujuh, berarti sampai 2029 demokrasi kita jadi matang."



"Tapi kalau sembilan, itu berarti ditambah sepuluh tahun, 2039," ujar narasumber Prof Ikrar Nusa Bhakti dalam mimbar kebangsaan RGN, Kamis (16/11/2023).


Ketua Umum Persatuan Artis Sinema Indonesia (PARSI) Anwar Fuady mantap memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada putaran pertama pemungutan suara Pemilihan Umum 2024.


Anwar menyatakan dukungannya secara terbuka terhadap pasangan capres-cawapres yang diusung Relawan Gapura Nusantara pada Mimbar Kebangsaan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis.


"Saya tidak ragu-ragu menentukan siapa calon presiden yang akan saya pilih, calon wakil presiden yang akan saya pilih. Bapak Ganjar Pranowo dan Bapak Mahfud MD," kata aktor kawakan berusia 76 tahun itu di depan ratusan purnawirawan TNI-Polri, budayawan hingga artis yang hadir dalam Mimbar Kebangsaan Relawan Gapura Nusantara itu.


Anwar bukan satu-satunya seniman yang hadir dalam pertemuan tersebut. Tampak pula aktor Gading Marten hingga budayawan Eros Djarot.


Ganjar dan Mahfud merupakan pilihan terbaik dari tiga pasangan capres-cawapres yang tersedia, karena menurut Anwar, bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa membuat rakyat berbahagia.


Karena keduanya dinilai santun dan berpendidikan tinggi, dan juga memiliki keluarga yang berbahagia, maka Anwar mantap memilih Ganjar-Mahfud pada Februari 2024 mendatang.


"Keduanya memiliki keluarga yang berbahagia. Saya yakin mereka juga bisa membahagiakan masyarakat," kata dia.


Sebelumnya, aktor kawakan Roy Marten juga telah mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo pada acara Gabungan Seniman Indonesia (GSI) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/6) lalu.


Roy menjatuhkan pilihan ke Ganjar Pranowo lantaran sosoknya memiliki banyak kelebihan. Antara lain, lugas, pandai berkomunikasi, dan juga pro rakyat kecil.


Ganjar juga dinilai sebagai figur pemimpin yang tidak kaku dan mampu berbaur dengan seluruh kalangan masyarakat. Sehingga mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Baca juga: Jubir TPN: Ganjar-Mahfud siapkan lima gagasan wujudkan SDM tangguh  

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud jadikan hasil survei bahan evaluasi

Baca juga: TPN Ganjar tak pernah minta Pj Sorong tanda tangani pakta integritas.