![]() |
Dulu, kekuasaan dunia identik dengan raja, kaisar, dan kerajaan.
Tetapi zaman sekarang berbeda.
Ada orang-orang yang tidak memakai mahkota, tetapi keputusan mereka bisa memengaruhi jutaan bahkan miliaran manusia.
Nama seperti Donald Trump Presiden Amerika, Volodymyr Zelensky Presiden Ukraina, dan Elon Musk pendiri, CEO, dan salah satu pemilik SpaceX, perusahaan di balik Starlink.”
Sering muncul dalam berbagai pemberitaan dunia.
Mereka memiliki posisi dan pengaruh yang berbeda, tetapi keputusan mereka dapat berdampak jauh melampaui kehidupan pribadi mereka.
Trump memiliki kekuasaan politik sebagai pemimpin negara.
Zelensky berada di tengah perang yang melibatkan kepentingan besar dunia.
Sementara Elon Musk memiliki pengaruh besar melalui teknologi dan perusahaan-perusahaannya.
Ini menunjukkan satu hal:
Dunia modern tidak hanya digerakkan oleh senjata dan pemerintahan.
Dunia juga digerakkan oleh teknologi, ekonomi, informasi, dan keputusan orang-orang yang memiliki pengaruh besar.
Namun Alkitab sudah mengingatkan bahwa manusia tidak boleh terlalu percaya kepada kekuatan dunia.
Kata Alkitab
Mazmur 146:3
“Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan.”
Ayat ini bukan berarti kita tidak boleh menghormati pemimpin atau orang yang memiliki kekuasaan.
Pesannya adalah: jangan menempatkan manusia sebagai sumber keselamatan dan harapan tertinggi kita.
Hari ini seseorang bisa sangat berkuasa.
Besok keadaan bisa berubah.
Hari ini sebuah negara terlihat kuat.
Besok bisa mengalami krisis.
Hari ini seseorang memiliki pengaruh besar.
Besok pengaruh itu bisa hilang.
Karena kekuasaan manusia selalu terbatas.
Yang menarik, Alkitab justru mengingatkan bahwa di atas semua kekuasaan manusia ada Tuhan yang berdaulat.
Amsal 21:1 berkata:
“Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.”
Karena itu, ketika kita melihat berita tentang para pemimpin dunia, jangan hanya bertanya:
“Siapa yang paling kuat?”
Tetapi tanyakan:
“Siapa yang sebenarnya memegang kendali atas sejarah?”
Kita tidak perlu takut kepada manusia seolah-olah masa depan dunia sepenuhnya berada di tangan mereka.
Tetapi kita juga tidak boleh hidup sembarangan.
Dunia sedang berubah sangat cepat.
Politik berubah,
Teknologi berkembang.
Perang bisa berubah dalam hitungan hari.
Dan manusia semakin memiliki kemampuan untuk memengaruhi kehidupan banyak orang.
Karena itu, orang percaya dipanggil bukan untuk hidup dalam ketakutan, tetapi tetap berjaga-jaga, bijaksana, dan menempatkan Tuhan di atas segala sesuatu.
Sebab manusia bisa memiliki kekuasaan besar.
Tetapi Tuhan tetap lebih besar daripada semua kekuasaan manusia.
Tuhan Yesus memberkati 🙏

Komentar